Anda mengakses materi ini sebagai Tamu.
Silakan mendaftar / login untuk bisa mengerjakan kuis dan berdiskusi.
Login Sekarang
Fiqih

PUASA

Oleh: Mochamad Ismail, S. Pd
17 Mar 2026

Tahukah kamu apa itu puasa?

 

Puasa dalam bahasa Arab disebut Shaum atau Shiyam, yang artinya menahan diri.

Maksudnya, kita menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar (waktu azan Subuh) sampai terbenam matahari (waktu azan Maghrib) dengan niat karena Allah SWT.

 

1.     Syarat Puasa (Siapa saja yang sah dan wajib berpuasa?)

Agar puasa kita sah dan diterima, ada syarat-syaratnya :

1)       Beragama Islam: Tentu saja puasa ini dikhususkan untuk umat Islam.

2)       Berakal Sehat: Orang yang puasanya sah adalah orang yang sehat pikirannya (tidak hilang ingatan/gila).

3)       Baligh: Sudah cukup umur/dewasa. (Tapi, anak-anak SD yang belum baligh sangat dianjurkan untuk belajar berpuasa agar nanti terbiasa ya!).

4)       Kuat Berpuasa: Tidak sedang sakit parah atau sudah terlalu tua dan lemah. Kalau sedang sakit, boleh tidak puasa dan diganti di hari lain.

5)       Suci dari haid dan nifas (khusus untuk perempuan dewasa).

 

2.     Rukun Puasa (Apa yang inti harus dilakukan?)

Rukun adalah hal yang wajib ada saat puasa.

  1. Niat: Niat di dalam hati untuk berpuasa karena Allah SWT. Biasanya niat puasa Ramadhan diucapkan pada malam hari atau saat makan sahur.

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāni hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā

Artinya, “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”

  1. Menahan Diri: Menahan diri dari makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa dari azan Subuh sampai azan Maghrib tiba.

 

3.     Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Hal-hal di bawah ini bisa membuat puasa kita batal:

1)       Makan dan minum dengan sengaja. (Catatan: Kalau adik-adik lupa atau tidak sengaja makan karena lupa sedang puasa, puasanya TIDAK batal! Boleh dilanjutkan puasanya).

2)       Muntah dengan sengaja. (Misalnya sengaja memasukkan jari ke mulut sampai muntah).

3)       Hilang akal (Pingsan seharian atau gila).

4)       Murtad (Keluar dari agama Islam).

(Penting: Menangis, menggosok gigi, atau berkumur saat wudu tidak membatalkan puasa, asalkan airnya tidak tertelan ya!)

 

4.     Hikmah Puasa (Kenapa kita disuruh berpuasa?)

Allah menyuruh kita berpuasa bukan untuk menyiksa kita, tapi karena ada banyak manfaat dan kebaikan (hikmah) yang luar biasa:

  • Disayang Allah (Meningkatkan Takwa): Puasa membuat iman kita bertambah dan kita semakin disayang Allah.
  • Melatih Kesabaran: Saat puasa kita belajar sabar menahan lapar, haus, dan menahan marah.
  • Menyehatkan Badan: Puasa memberikan waktu istirahat bagi perut dan usus kita setelah 11 bulan terus bekerja mengolah makanan.
  • Merasakan Kasih Sayang: Dengan merasakan lapar, kita jadi tahu bagaimana rasanya menjadi saudara-saudara kita yang miskin dan susah makan. Kita jadi lebih bersyukur dan suka bersedekah!

File & Lampiran:

Materi Tambahan
Pengawasan Aktif: Jika video dipercepat, video akan mundur otomatis.

Kuis Evaluasi: PUASA

Akses Terkunci. Silakan Login / Daftar untuk mengerjakan evaluasi ini.

Forum Diskusi


Anda harus Login ke Aplikasi untuk dapat berpartisipasi dalam diskusi kelas.

Belum ada diskusi. Jadilah yang pertama berkomentar!