Tahukah kamu
apa itu puasa?
Puasa
dalam bahasa Arab disebut Shaum atau Shiyam, yang artinya menahan
diri.
Maksudnya,
kita menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang bisa membatalkan puasa,
mulai dari terbit fajar (waktu azan Subuh) sampai terbenam matahari
(waktu azan Maghrib) dengan niat karena Allah SWT.
1. Syarat Puasa (Siapa saja yang sah
dan wajib berpuasa?)
Agar puasa kita sah dan diterima,
ada syarat-syaratnya :
1)
Beragama
Islam: Tentu saja
puasa ini dikhususkan untuk umat Islam.
2)
Berakal
Sehat: Orang yang
puasanya sah adalah orang yang sehat pikirannya (tidak hilang ingatan/gila).
3)
Baligh: Sudah cukup umur/dewasa. (Tapi,
anak-anak SD yang belum baligh sangat dianjurkan untuk belajar berpuasa
agar nanti terbiasa ya!).
4)
Kuat
Berpuasa: Tidak
sedang sakit parah atau sudah terlalu tua dan lemah. Kalau sedang sakit, boleh
tidak puasa dan diganti di hari lain.
5)
Suci
dari haid dan nifas
(khusus untuk perempuan dewasa).
2. Rukun Puasa (Apa yang inti harus
dilakukan?)
Rukun adalah hal yang wajib ada saat
puasa.
نَوَيْتُ
صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i
fardhi syahri Ramadhāni hādzihis sanati lillāhi ta‘ālā
Artinya,
“Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini
karena Allah ta’ala.”
3. Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Hal-hal di bawah ini bisa membuat
puasa kita batal:
1)
Makan
dan minum dengan sengaja.
(Catatan: Kalau adik-adik lupa atau tidak sengaja makan karena lupa sedang
puasa, puasanya TIDAK batal! Boleh dilanjutkan puasanya).
2)
Muntah
dengan sengaja.
(Misalnya sengaja memasukkan jari ke mulut sampai muntah).
3)
Hilang
akal (Pingsan seharian atau gila).
4)
Murtad (Keluar dari agama Islam).
(Penting: Menangis, menggosok gigi,
atau berkumur saat wudu tidak membatalkan puasa, asalkan airnya tidak tertelan
ya!)
4. Hikmah Puasa (Kenapa kita disuruh
berpuasa?)
Allah menyuruh kita berpuasa bukan
untuk menyiksa kita, tapi karena ada banyak manfaat dan kebaikan (hikmah) yang
luar biasa: